Kotlin vs Java: Mana yang lebih baik ya?

Kotlin vs Java Mana yang lebih baik

Kotlin vs Java Mana yang lebih baik? – Oke hello guys, kembali lagi bersama androidays.com cabang programming. Tentu kita harus mengembangkan skill kita dan kalau mau terus pantau web kami untuk membahas terus materi pemrogramman, ya untuk saat ini fokus bahas Android Programming hehe. Ya, kita jangan hanya nyari game atau aplikasinya aja di Google Playstore (jadi konsumen), boleh dong ada peningkatan untuk setidaknya mencoba jadi produsen game atau aplikasi-aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Tentu selain dapat pahala (kalau niat ibadah), sudah barang tentu bisa menjadi nilai bisnis yang mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Masih dalam materi lanjutan Cara Belajar Membuat Aplikasi Android Untuk Pemula, kali ini admin kita mau membahas meteri yang menarik nih, yaitu Kotlin vs Java: Mana yang lebih cocok ya?. Nah, sudah menjadi hal yang wajar bagi para android developer pemula, bahwa pemilihan bahasa pemrograman seringkali membuat kalian pusing milih, malah akhirnya gak mulai-mulai belajarnya hehe. Apalagi jika sudah dihadapkan pada pilihan bahasa pemrograman Kotlin atau Java, pasti akan ada banyak pertimbangan lagi untuk menentukan pilihannya. Mari kita simak materi berikut ini yang akan membahas perbandingan antara Kotlin dan Java, semoga setelah membaca artikel ini akan ada pencerahan bagi kalian yang masih ragu dan bimbang. Let’s begin!

Kotlin vs Java: Apa itu Kotlin? dan Sudah tahukah soal Java?

Pada materi Mengenal Bahasa Pemrograman Kotlin untuk Android sudah di bahas secara lengkap materi Mengenal Bahasa Pemrograman Kotlin untuk Android. Namun kembali mengulas secara ringkas, Kotlin adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Jetbrains, perusahaan di balik inteliJ IDEA. Kotlin dikembangkan oleh lebih dari 50 developer pimpinan Andrey Breslav. Saat ini Kotlin juga telah didukung penuh oleh Google dalam pengembangannya. Sedangkan Java adalah salah satu bahasa tertua dan termudah. Java telah menjadi bahasa papan atas selama lebih dari dua dekade dan masih merupakan bahasa pemrograman yang sangat populer. Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems, yang saat ini dimiliki oleh Oracle. Pada awalnya Java adalah bahasa yang digunakan untuk pengembangan aplikasi Android, sebelum muncul Kotlin.

Kotlin vs Java: Perbandingan Java vs Kotlin

Java vs Kotlin
Java vs Kotlin

Oke, sebelum memutuskan mau memilih yang mana, sebaiknya mari kita lihat dulu apa perbedaan Kotlin dengan Java :

  1. Waktu kompilasi, Kotlin menunjukkan kecepatan kompilasi lebih lambat dari Java di sebagian besar kasus waktu kompilasi Java relatif cepat.
  2. Null safety, Bagi programmer yang sudah lama bergelut di Java pasti sudah sering menemui istilah error NullPointerException. Itu adalah sebuah error ketika kode Java dieksekusi, ada pemanggilan objek atau atribut yang belum diinisialisasi. Sedangkan pada Kotlin kita bisa membuat objek bernilai null dengan aman, hal ini karena Kotlin dibuat untuk mengatasi objek yang bernilai Null. Pada Java sendiri, NullSafety hanya ada pada versi 7.
  3. Penulisan source code, Bahasa pemrograman Java begitu kuat karena penulisan kode nya sangat sensitif dan kode boilerplate yang digunakan bisa sangat banyak. Sedangkan di Kotlin, penulisan kode boilerplate yang dilakukan secara berulang-ulang tidak diperlukan. Sehingga kode yang kita tuliskan akan lebih ringkas dibandingkan saat kita menggunakan Java.
  4. Kecepatan pengembangan, kecepatan pengembangan pada Kotlin cepat sedangkan kecepatan pengambangan pada Java relatif lebih cepat dibandingkan Kotlin.
  5. Komunitas pendukung, Kotlin saat ini memiliki sumber belajar terbatas karena merupakan komunitas kecil dan baru. Sedangkan Java yang merupakan bahasa pemrograman yang tergolong tua dan kuat, sehingga memiliki komunitas yang besar dan luas.

Kotlin vs Java: Apakah munculnya Kotlin akan menggantikan Java?

Banyak yang bertanya hal demikian, dan disini kita akan memberikan sebuah jawaban realistis. Kotlin hadir dengan fitur-fitur kuat yang memberikan manfaat bagi para programmer yang menggunakannya. Kotlin memang diciptakan untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada di Java. Namun bukan berarti Kotlin hadir untuk menghapus Java dari bahasa pemrograman. Java adalah bahasa tertua yang begitu kuat dan telah diakui oleh komunitas programmer besar hampir diseluruh dunia. Keduanya memiliki keunggulannya masing-masing dan sangat rekomendasi untuk penegmbangan proyek Android. Kita melihat Java dan Kotlin akan selalu berdampingan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi Android di masa-masa yang akan datang.

Kotlin vs Java: Kesimpulan

Perdebatan Kotlin vs Java: Mana yang lebih baik ? selamanya akan tetap ada, para pendukung Kotlin akan tetap berpihak pada Kotlin sebaliknya para pendukung Java pun demikian. Namun bagi kalian para pemula yang bingung mau belajar Java atau Kotlin, jawabannya adalah tergantung posisi kalian sebagai apa dan proyek apa yang mau kita kerjakan. Mungkin jika kita adalah seorang pelajar yang masih memiliki banyak waktu, memulai berkenalan dengan Java terlebih dahulu adalah salah satu solusi yang cukup baik. Apabila kita sudah mengenal betul Java maka untuk berpindah ke Kotlin akan lebih mudah, apalagi Java memiliki konverter ke Kotlin tapi tidak sebaliknya. Namun jika kalian memiliki proses pengembangan Android di level medium (dengan jam terbang lebih dari 200 jam) dan memiliki arsitektur pemrograman yang cukup kompleks, maka Kotlin bisa diandalkan. Begitu juga untuk waktu pengembangan waktu yang cukup singkat, Kotlin juga bisa kamu pilih.

Artikel Menarik Lainnya
Mengenal Bahasa Pemrograman Kotlin untuk AndroidPaket Unlimited 3
Cara Internetan Gratis Dengan HP Android 2020 Aplikasi Pemutar Musik Terbaik Offline & Online 2020

Baik, tentu saja terlepas dari Java atau Kotlin, sebagai seorang programmer ada hal lain yang lebih penting dari itu. Hal tersebut adalah logika dan Algoritma. Seorang programmer yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam terkait logika dan algoritma maka mau mengembangkan aplikasi dengan bahasa apapun akan lebih mudah dan outputnya pun sama. So, bagi kalian para pemula jangan malas untuk belajar algoritma dan struktur data ya, kalian bisa coba di Hackerrank.com untuk menambah wawasan algoritma kalian. Oke, sekian dulu bahasan pada artikel kali ini, terus semangat dan pahami Cara Belajar Membuat Aplikasi Android Untuk Pemula dan ikuti terus update materinya hanya di androidays.com. See you.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *